HARAP DALAM DUKA

Hampa hati ini kurasa

Getar jiwa tak kunjung reda

Harapkan cinta dan kasih setia

Bukan hanya dalam maya khayal ku belaka

Tapi dalam nyata hidup yang ku arungi kini

Sepi hati ini tak telah menyiksa batinku

Batinku tersiksa sedih dan duka

Dari semua gejolak harap cinta

Yang selalu ku damba dalam maya

Harap tak hanya sekilas mataku memandang

Namun tersimpan jauh dalam angan

Yang selalu berharap akan menjadi pelita

Dan selalu ingin kan terjamahi

Menaungi jiwa yang tersiksa dalam hampa

Mengusap setiap derai air mata di hati

Yang kini inginkan ada yang mengisi

Sungguh merupakan gejolak batin yang menyiksa

Hatiku ini bagai teriris pisau setajam yang ada

Robek bersama duka yang menyelimutiku selalu

Hancur bersama mimpi buruk ku

Dan menghilang dalam maya imajinasiku

Ku khayalkan seindah surga

Namun ku rasa sepedih neraka

Bersimbah luka dalam api yang membara

Terbakar dalam panasnya haus cinta

Ingin ku akhiri namun ku tak bisa

Hanya harap yang ada dalam tangisan yang telah lelah

Menunggu akan hadirnya cinta

Yang kan memberi warna dalam gelapnya hatiku

Dan kan mengisi ruang hampa dalam jiwaku

Menutup kisah ku ini yang penuh harap dalam dukaku

By : Fan

CINTA YANG SALAH

Ku rasa aku telah salah

Aku rasa semua ini keliru adanya

Mengapa aku terjebak dalam hatimu

Dan kini buatku ragu

Ku ingin pergi, tapi aku takut akan pilu mu

Aku salah telah berikan mu warna hijau akan cinta

Seharusnya kau tak seperti sekarang ini kepadaku

Aku terjebak oleh laku sombongku

Buatku kini meringis dalam kebingungan

Aku tak tau, mengapa benih cinta ini harus tertanam di hatimu

Dan kini aku ragu, ku bisa tegar atau tidak

Aku tak kuasa melawan keinginan tuk pergi

Namun melihatmu kini, buatku merasa

Sangat tak tega akan hadirnya kasihmu

Mengapa kau sampai seperti ini

Aku yang bodoh, ataukah kau yang salah

Semua kini berada dalam lorong gelap tak berujung

By : Fan

CINTA YANG HILANG

Harapku telah gugur

Terbang terbawa angin gersang

Gersangnya hatiku, tanpa cintamu

Kemana harus ku bawa cinta ini

Ketika satu demi satu cintaku telah pupus

Rapuh, gugur, lapuk termakan waktu

Dan dimana harus aku aliri rasa sayangku

Jika wadahnya telah pecah, cintanya pun telah musnah

Limpahan cintaku pun ikut mengering

Disaat air mata membanjiri pipi ini

Aku rindu akan cinta

Aku benci akan kehilanganmu

By : Fan

BURUNG-BURUNG KECIL

Saat kami masih dalam cangkang orang tua kami
Kami masih buta, lumpuh dan tak berdaya
Belum tau tentang dunia luar yang begitu beragam adanya

Ketika kami disini
Burung- burung kecil peliharanmu kau bimbing tuk melihat
Kau bantu mereka tuk berjalan, mencari makan dan terbang
Dengan sabar dan kadang ada kesal
Kau selalu menuntun kami tuk menjalani hidup ini

Kini burung- burung kecilmu telah beranjak dewasa
Matanya tak lagi buta, kakinya telah mampu berjalan
Sayap-sayapnya yang lemah telah kau bimbing tuk terbang
Dan kini mereka telah siap untuk meninggalkan sarangnya

Ada rasa berat, sedih dan tangis
Tak ingin rasanya kami beranjak dari sini
Ingin rasanya kami bisa membalas budimu

Tapi apa yang kami lakukan
Kami bahkan terpedaya oleh laku sombong kami
Bagai kacang yang lupa kulitnya
Tak tau berterimakasih,

Maafkan kami sebelum pergi
Kami masih butuh bimbinganmu tuk terbang ke alam bebas

Jika sudah saatnya nanti kami telah menjadi seekor elang
Jangan sampai kami melupakan rumah kami ini
Apalagi tuk memangsanya

Kami ingin berikan yang terbaik untukmu
Karenamu kami seperti sekarang ini
Terima kasih para Guruku

By Fan

BODOHNYA AKU

Hujan air mata membasahi pipi mu

Saat kini ku pergi tinggalkanmu

Penyesalanku tak kan ada akhirnya

Saat ku tinggalkan dirimu ternoda

Ku benar-benar sesali semua yang terjadi

Mengapa cinta suci mu ini

Menjadi korban nafsu ku yang keji

Aku benar-benar manusia tak tahu balas budi

Ku balas cintamu dengan laku haram ku

Tinggalkanmu setelah semua terjadi

Dan berlari dari semua yang ku takuti

Aku benar-benar bodoh

Menyiakan cintamu adalh kebodohan terbesarku

Yang kini buatku menyesal dalam lamunan

Ku harap kau tak pernah membenciku

Ku harap kau masih tetap mencintaiku dengan tulus

Karena jika benci itu hadir

Ku tak kan pernah bisa maafkan diri ini

Ku harap ku pun dapat mencintaimu

Mencintaimu sebesar cintamu padaku

Tuk obati luka batinmu oleh ku

Agar semua berakhir indah

Seperti yang kita impikan

By : Fan