Universitas Mataram yang akrab disebut Unram adalah
salah satu kampus negeri terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kampus yang
berada di kota Mataram ini bisa dikatakan kampus favorit bagi sebagian besar masyarakat Nusa Tenggara
Barat. Tidak heran dengan cukup banyaknya pilihan jurusan yang ditawarkan,
kampus ini bisa mengungguli kampus – kampus lain yang ada di sekitarnya. Dan,
masyarakat pun banyak yang meyakini bahwa lulusan – lulusan yang dihasilkan
Universitas Mataram akan memberi sumbangan SDM (Sumber Daya Manusia) yang cukup
berkuwalitas bagi pembangunan di Nusa Tenggara Barat.
Tampilkan postingan dengan label Perkuliahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkuliahan. Tampilkan semua postingan
Sastra Lisan Bima
Jenis-Jenis Sastra Lisan Bima
1.
Kapatu Mbojo
Patu Mbojo(Pantun Bima) adalah jenis sastra lisan Bima
yang masih berkembang sampai sekarang, dari pelosok desa sampai masyarakat
kota. Dalam proses sosialisasi masyarakat, seperti acara perkawinan, menanam
padi atau menanam bawang dan kegiatan lain yang menyangkut hiburan masyarakat,
pantun Bima memiliki porsi tertentu. Dalam syair Rawa Mbojo (Lagu-lagu
berbahasa Bima) yang menggunakan biola, gambus, atau gabungan biola dan
gambus, biola ketipung, syair lagu yang mereka gunakan adalah pantun. Di
samping itu pantun Bima di pergunakan dalam situasi tertentu, seperti untuk
menasehati anak bagi orang tua, penganten baru sebagai pembekalan dalam membina
hidup baru, dilakukan dirumah dalam jumlah yang terbatas oleh orang tua
terentu.
Sastra Lisan Sumbawa
Jenis-Jenis Sastra Lisan Sumbawa
1.
Lawas
Etnis
Sumbawa (Samawa) mempunyai karya sastra lisan yang tumbuh dan berkembang dalam
masyarakat sejak zaman dahulu, salah satunya dalam bentuk puisi lisan. Puisi
lisan yang dikenal dengan nama lawas merupakan media komunikasi dan ekspresi
bagi masyarakat pemiliknya. Lawas sebagai fenomena budaya merupakan cerminan
dari nilai-nilai yang hidup pada masyarakat di zamannya, karena itu nilai
budaya tersebut sangat bersifat kontekstual. Lawas ini dibagi menjadi beberapa
macam:
Analisis Nilai Karakter dalam Cerita Rakyat Sasak ”Datu Keling Datu Dehe”
I.
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Setiap suku bangsa yang hidup dengan
kebudayaannya masing-masing selalu memiliki mitos atau cerita rakyat yang
berupa folklor ataupun babad dan dongeng suci mengenai penciptaan alam semesta,
tokoh-tokoh yang dianggap suci, dan cerita-cerita rakyat yang dianngap memiliki
nilai-nilai luhur dalam sebuah budaya dianut dan lakukan secara berkelangsungan
dan turun temurun.
Tenggelam Bersama Sajak-Sajak Penuh Makna Dalam Catatan Seorang Demonstran
Pada
orang yang menghabiskan waktunya ke Mekkah
Pada
orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza
Tapi
aku ingin habiskan waktuku disisimu sayangku
Bicara
tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
Atau
tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mandalawangi
Ada
serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danau
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biavra
Tapi aku ingin mati disisimu sayangku
Bagaimana Kilas Balik Mitch Albom Memberikan Arti Lebih Pada Novel Tuesdays With Morrie
"Ada begitu banyak orang yang telah terlibat bersama saya dalam kedekatan,
secara intim. Dan cinta adalah bagaimana anda tetap hidup, bahkan setelah anda
mati,"(Mitch 136).
Langganan:
Komentar (Atom)